TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

HUT Karang Taruna ke-61, Pengurus Provinsi Jambi Berbagi Senyum Kebahagian Dengan Anak Yatim Piatu

TINTANUSANTARA.CO.ID, JAMBI – Memperingati HUT Karang Taruna ke-61, pengurus Provinsi Jambi menggelar doa syukuran dan pemberian bantuan sosial kepada sekitar 45 orang anak yatim piatu dari Yayasan Abul Yatama Wad Duafa, Kota Jambi dan puluhan anak dari luar panti.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Karang Taruna Provinsi Jambi, di kawasan Thehok, Minggu (26/9/2021) ini berlangsung Khidmat disertai senyum kebahagian dari para anak peserta kegiatan.

Acara diawali dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan pemberian simbolis bantuan berbagai jenis Sembako kepada yayasan yatim piatu serta pemberian bantuan uang tunai kepada sekitar 100 orang anak yatim piatu.

Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi, Navid SH mengatakan, melalui kegiatan ini dia meminta doa agar kedepan Karang Taruna sebagai organisasi sosial dapat berjalan maksimal.

“Sebagai pelopor kesetiakawanan sosial, kami minta agar didoakan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Jambi,” katanya.

Momentum HUT ke-60, kata Navid, Karang Taruna Provinsi Jambi akan terus berkarya, berinovasi dan berkreatifitas demi masyarakat Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi.

“Kami siap bermitra dengan Pemprov Jambi guna mewujudkan program Jambi MANTAP 2024. Kami siap membantu mewujudkan visi misi Jambi di bawah pemerintahan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Al Haris-Abdullah Sani,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, melalui momentum HUT ke-61, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) berharap Karang Taruna Provinsi Jambi dapat mendukung program pembangunan di wilayahnya.

“Terus bersemangat, berkreatifitas dan berinovasi guna mendukung Jambi Mantap 2024,” kata HBA yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jambi ini.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mendorong agar Karang Taruna menjadi wadah pembinaan generasi muda di Jambi agar semakin baik.

“Karang Taruna harus menjadi alat untuk membina generasi muda, generasi berkualitas, generasi yang tahu berorganisasi, generasi yg bisa mengelola sebuah bangsa, sebuah negara. Kami butuh dorongan, kita butuh kerjasama. Kami butuh konsentrasi anak-anak muda dalam rangka mengisi negara,” pintanya. (Ary)