TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Bau Mulai Menyengat, di Sungai Penuh Sampah Menumpuk Dimana-mana

Program Prioritas Persampahan Ahmadi - Antos Dipertanyakan

TINTANUSANTARA.CO.ID, SUNGAIPENUH – Pelarangan pembuangan sampah oleh warga Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh, mulai Rabu (19/7) kemarin di lokasi TPA Illegal Renah Padan Tinggi (RPT) mulai berdampak buruk.

Bau mulai menyengat dan sampah menumpuk dimana – mana tanpa ada pengangkutan lagi mulai hari ini, Kamis (20/7).

Seperti di depan Masjid Raya, TPS sepanjang depan SMA Negeri 1, depan Bank Sampah, depan SD Negeri 2 kelurahan Sungaipenuh dan sepanjang jalan Desa Gedang dan Kelurahan Dusun Baru.

Banyaknya sampah menumpuk dikeluhkan oleh warga, warga berharap Pemkot Sungaipenuh untuk segera mengambil sampah tersebut.

“Baru sehari sampah tidak diambil sudah menumpuk dan berserakan dipinggir jalan. Bau tidak sedap mulai terasa, kita harap Pemkot untuk segera mengambil ini,” tutur Andi warga Kota Sungaipenuh kepada media.

Sementara itu, warga lainnya mengaku heran terhadap menumpuknya sampah. Padahal, Pemkot Sungaipenuh melalui janji Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir dan Wakil Walikota program prioritasnya adalah memerangi sampah.

“Kata pak Walikota dan Wakil sampah adalah program prioritas. Semestinya kalau program prioritas dalam 1 tahun sudah selesai. Ini malah persoalannya berlarut – larut tidak kunjung selesai juga,” tutur warga.

Disisi lain, sejumlah mobil truk sampah dengan penuh muatan parkir di kantor Dinas Lingkungan Hidup. Kehadiran mobil sampah yang parkir di kantor tersebut membuat aroma perkantoran jadi tidak sedap.

(Wardizal)