Ketika Sipir Diduga Jadi ‘Banker’ Napi: HP Dikuasai, Rekening Diincar, Permenkumham Diduga Dikangkangi

 

Oplus_131072

TINTA NUSANTARA.CO.ID-SAROLANGUN – Jeruji besi yang seharusnya menjadi tempat pembinaan justru diduga berubah menjadi ruang gelap praktik terlarang. Dugaan keterlibatan oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun dalam penguasaan telepon seluler milik narapidana hingga upaya memperoleh akses rekening bank memunculkan pertanyaan serius: siapa sebenarnya yang mengendalikan isi lapas, warga binaan atau aparat yang seharusnya menegakkan aturan?
Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah dipindahkan ke lapas lain diduga menitipkan tiga unit telepon seluler kepada oknum petugas berinisial Lintang. Persoalan tidak berhenti pada kepemilikan barang terlarang semata, namun berkembang menjadi dugaan upaya penguasaan akses keuangan milik WBP tersebut.
Fakta ini mencuat setelah istri WBP menerima pesan WhatsApp dari seorang warga binaan lain bernama Angga yang memperingatkan agar tidak memberikan PIN telepon maupun PIN mobile banking kepada siapa pun.
“Abang sudah pindah lapas yuk. Itu ada HP-nya juga, di banking-nya ada banyak duit yuk, jangan sampai jatuh ke tangan petugas,” tulis Angga.
Angga bahkan mengingatkan agar tidak menyerahkan uang maupun akses rekening sebelum berkomunikasi langsung dengan suaminya. Ia juga menyebut ketiga telepon seluler tersebut berada dalam penguasaan seorang petugas berinisial Lintang.
Saat dikonfirmasi, Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (PLH KPLP), Danang Wibowo, membenarkan bahwa Lintang dan Kusoi merupakan petugas di Lapas Sarolangun. Namun, ia menjelaskan keduanya bertugas pada bagian Pelayanan Pengaduan dan Kunjungan (P2U), bukan petugas pengamanan yang bertugas langsung di blok hunian.
Sementara itu, Bayu, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang tengah diperbantukan di Lapas Sarolangun, mengaku tidak mengetahui adanya praktik penitipan telepon seluler milik warga binaan kepada petugas(az**red)

Baca Juga

BERITA TERBARU

Trend Minggu ini