Saat Jakarta Rayakan Usia ke-499, Sejumlah Media Dipersulit Masuk Jakarta Fair Kemayoran

 

 

JAKARTA – tintanusantara.co.id – Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang seharusnya menjadi ajang kolaborasi dan keterbukaan informasi justru diwarnai keluhan dari sejumlah insan pers di kawasan Jakarta Fair Kemayoran (JFK), Minggu (21/6/2026).

Beberapa awak media mengaku mengalami kendala saat hendak memasuki area kegiatan yang menggelar agenda press conference menyambut perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta,Kendala tersebut terjadi di area penerimaan dan loket tiket, di mana sejumlah jurnalis disebut tidak diperkenankan masuk karena tidak menerima barcode akses yang menjadi syarat registrasi masuk.

Padahal, para jurnalis tersebut mengaku telah melakukan koordinasi sebelumnya dan datang untuk menjalankan tugas jurnalistik meliput kegiatan resmi yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Jakarta Fair Kemayoran 2026.

Situasi tersebut menimbulkan kekecewaan karena dinilai menghambat kerja pers dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Menurut keterangan beberapa wartawan yang berada di lokasi, penolakan terjadi meskipun mereka telah menunjukkan identitas media dan menjelaskan tujuan peliputan acara, Namun petugas loket tetap berpegang pada ketentuan barcode yang tidak diterima oleh sebagian awak media.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena Jakarta Fair Kemayoran selama ini dikenal sebagai salah satu event terbesar di Indonesia yang selalu melibatkan media sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi kepada publik, Bahkan pihak penyelenggara sebelumnya juga membuka registrasi media dan menyediakan fasilitas khusus bagi peliputan kegiatan resmi Jakarta Fair.

Ironisnya, kendala akses tersebut terjadi pada saat Jakarta Fair tengah menyelenggarakan berbagai agenda penting dalam rangka menyemarakkan HUT ke-499 Kota Jakarta yang diperingati pada 22 Juni 2026, Sejumlah acara khusus, termasuk konferensi pers, hiburan, dan rangkaian kegiatan perayaan, telah dipersiapkan untuk menyambut hari bersejarah bagi ibu kota tersebut.

Kalangan media berharap pihak penyelenggara segera melakukan evaluasi terhadap sistem registrasi dan koordinasi akses peliputan agar kejadian serupa tidak terulang, Sebab, keterbukaan terhadap kerja jurnalistik merupakan bagian penting dalam menjamin hak publik untuk memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran terkait alasan teknis yang menyebabkan sejumlah media tidak memperoleh barcode akses masuk ke area kegiatan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah semangat perayaan ulang tahun Jakarta yang mengusung kolaborasi dan keterbukaan, kemudahan akses bagi insan pers tetap menjadi elemen penting dalam mendukung transparansi informasi kepada masyarakat luas.

(Nila)

Baca Juga

BERITA TERBARU

Trend Minggu ini