TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Proyek JUT Desa Koto Sekilan Mengalami Kerusakan Dini

TINTANUSANTARA.CO.ID, KERINCI – Proyek Jalan Usaha Tani tahun 2021 yang telah selesai di kerjakan beberapa Minggu ini, di Desa Koto Sekilan Ambai, Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci terindikasi kualitas mutu bangunan kurang dari standar yang dibutuhkan. Jum’at (07/01/22).

Pantauan di lokasi pada Kamis (06/01/22), terpantau kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan dini, sudah terjadi keretakan pada jalan tersebut, padahal jalan tersebut hanya di lewati pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Selain itu item ketebalan coran hanya terlihat bagian pinggir saja, coran bagian tengah ketebalan berpariasi, dari ketebalan 2 cm sampai 5 cm dan juga timbunan material tidak padat hal ini berdampak ketahanan bangunan.

Boy Kades Koto Sekilan dikonfirmasi pesan tertulis handphone celuler pada pukul 12.57 wib dirinya menjelaskan, “itu bukan proyek dana desa, itu Proyek Pertanian Kabupaten Kerinci, untuk lebih jelas konfirmasi ketua kelompok tani”. ungkapnya

Ketika di tanya siapa ketua kelompok tani dirinya belum bisa menjawab.

Awal pengawas proyek pertanian dikonfirmasi pesan tertulis  handphone celuler pada pukul 13.45 wib, terkait proyek jalan usaha tani yang telah  selesai di kerjakan dirinya manjawab “saya tidak tau itu bukan wilayah saya, saya hanya mengawas wilayah hiang saja, coba konfirmasi kembali Kades Koto Sekilan.” Terangnya.

Proyek Jalan Usaha Tani yang berlokasi di Persawahan Koto Sekilan, sambungan dari Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) beberapa bulan lalu masih misteri dari mana dana tersebut siapa pelaksana lapangan.

Apakah proyek ini dari dana desa? Jika benar dari dana desa, patut di curigai bisa saja volume panjang pekerjaan di kurangi, karena sebelumnya sudah ada pekerjaan proyek dari kabupaten kerinci yang terlaksana.

(Wardizal)