TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Masyarakat Pertanyakan Peningkatan Jalan Provinsi Yang di Kerjakan Asal-Asalan

TINTANUSANTARA.CO.ID, MURATARA – Jalan provinsi yang saat ini sedang di kerjakan oleh kontraktor/pihak ketiga sepertinya asal jadi, karena jalan yang sudah di perbaiki itu kini sudah retak-retak dan berlobang.

Jika beberapa waktu yang lalu gorong-gorong pembuangan air yang memotong badan jalan bertempat di Desa Sukamenang Kecamatan Karang Jaya yang cara pemasangan serta penimbunan yang tidak padat membuat tanah di pinggirnya longsor sehingga kendaraan lewat harus berhati-hati jika tidak ingin terprosok.

Kini jalan provinsi yang baru saja di perbaiki telah mengalami retak-retak dan berlobang, area ini terletak di Desa Suka Raja Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara, rehab jalan provinsi yang menggunakan dana APBD provinsi Sumsel itu  di kerjakan tidak sesuai dengan RAB.

Saat wartawan Tintanusantara.co.id meliput langsung ke lapangan Selasa,(06/09) pukul 09.20 wib maka banyak sekali di temukan ketidak wajaran terhadap perbaikan jalan yang berstatus jalan Provinsi tersebut.

Beberapa hal yang di temukan adalah jalan yang baru saja di perbaiki kini keadaan nya retak dan berlobang bahkan aneh nya lagi jalan masih bagus justru diperbaiki, jelas-jelas pekerjaan perbaikan jalan ini tidak sesuai ketentuan.

Supriyadi Ketua LSM KCBI (Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia) Kabupaten Muratara, mengatakan kami jarang sekali melihat pengawas datang kemari untuk melihat orang bekerja, jadi para pekerja tidak ada yang mengawasi sehingga inilah hasil nya, di tambah lagi papan merek proyek sampai saat ini tidak ada jadi kuat dugaan kami ada kong kalikong dalam pengerjaan peroyek ini.

Yang jelas pekerjaan ini akan kami kawal ketat kalu selama masa pengerjaan peroyek ini banyak kejanggalan-kejanggalan yang tidak wajar tidak akan menutupi kemungkinan kami akan melakukan penyetopan sementara sebelum kami mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak-pihak yang terkait dalam masalah ini

Masih dilanjutnya “kami yakin jalan ini tidak akan bertahan lama itu buktinya sudah ada belum sampai sebulan di perbaiki sudah kembali seperti sebelum di perbaiki (rehab) ada yang berlobang ada yang retak-retak, bergelombang, bagaimana mau bagus hasilnya kalau Aspal yang di curahkan ke jalan itu tipis dan banyak la batu dari pada aspal nya yang lebih aneh lagi dalam pengerjaan peroyek ini ada jalan yang masih bagus dan mulus tapi dia kasih aspal lagi, kami tidak mengerti apakah ini modus mereka agar bisa cepat dapat Volume yang panjang dengan biaya yang dikit dengan waktu yang singkat,” tutup nya.

Saat di konfirmasi dengan pengawas perbaikan jalan provinsi tersebut melalui pesan (chat) dan telpon WhatsApp (wa) tidak bisa terhubung karena di luar jangkuan.

Bahkan sampai berita ini di terbitkan pengawas nya tidak bisa di hubungi, rehab jalan provinsi yang menelan biaya puluhan miliyar Rupiah tersebut, jika di kerjakan sesuai dengan RAB tentunya mutu dan kwalitas serta ketahanan nya sangat lama dan masyarakat merasa sangat terbantu, karena jalan ini adalah urat nadi desa desa yang ada di dalam untuk mengangkut hasil pertanian mereka.

Mereka berharap pihak pemerintah yang terkait dengan perbaikan jalan ini, untuk sering-sering melihat para pekerja ini agar hasil yang di peroleh maximal, bukan asal jadi cetus nya. (Hanafi)