TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Penyelesaian Penumpukan Sampah Semakin Tidak Menentu, Kemana Walikota Ahmadi Zubir ? 

TINTANUSANTARA.CO.ID, SUNGAIPENUH – Penanganan sampah di Kota Sungaipenuh Akhir – akhir ini kian tidak menentu, paska pemblokiran truk sampah oleh warga Desa Sungai Ning, kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh.

Perundingan demi perundingan antara Pemkot Sungaipenuh dengan warga telah berlangsung berkali – kali.

Bahkan, Wakil Walikota Sungai Penuh Alvia Santoni sudah dua kali turun dan berunding langsung dengan warga. Pekan kemarin, perundingan pertama berlangsung di kantor Kepala Desa Sungai Ning.

Kemudian, orang nomor dua di Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bdei ini melakukan perundingan kedua yang dimediasi oleh Kapolres Kerinci, bertempat di Mapolres Kerinci.

Dalam perundingan itu, tidak tampak juga Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir. Sama seperti penyelesaian penolakan TPA di Renah Kayu Embun Kumun Debai dan penolakan warga Paling Serumpun terhadap keberadaan TPS3 R yang dibangun oleh Pemdes.

Orang nomor 1 di Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bdei ini juga tidak tampak. Dalam upaya penyelesaian, selalu Wakil Walikota Sungaipenuh yang mengurusnya.

“Semestinya dan sebaiknya dalam menyelesaikan soal TPA ini langsung Walikota Ahmadi Zubir. Tapi sayang, yang menyelesaikan ini selalu Pak Wakil Walikota,” celetuk salah seorang warga

“Sama seperti perundingan di kantor Kades Sungai Ning dan di rumah Wawako Antos. Ya, tidak ada keputusan yang jelas. Apa daya seorang Wakil, keputusan tetap ada di Walikotanya,” ujarnya

“Kita heran juga, kemana pak Walikota sekarang ini. Biasanya, mobil Dinas BH 1 R selalu lalu lalang di pusat Kota Sungai Penuh. Tapi akhir – akhir ini jarang nampak,” terangnya. (Wardizal)