TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Pencarian Korban Tenggelam Danau Kaco Dihentikan

Petugas saat menyisir sejumlah lokasi yang diduga tempat korban menghilang

TINTANUSANTARA.CO.ID, KERINCI – Tim gabungan Basarnas, BPBD dan Polres menghentikan pencarian Ikhsan Almughoni (17), pelajar yang hilang di kawasan Danau Kaco Kerinci sejak, Rabu (1/1/2020).

“Terhitung mulai sore ini, pencarian terhadap korban hilang di Danau Kaco kami hentikan, ini berdasarkan kesepakatan bersama pihak terkait,” kata Koordinator Pos Basarnas Kerinci, Nurhasni, Sabtu (11/1/2020).

Ia mengatakan penghentian dilakukan setelah 10 hari dilakukan penyisiran di seluruh kawasan wisata itu, tapi korban tak kunjung ditemukan oleh tim gabungan yang dibantu masyarakat dan kelompok pecinta alam setempat.

“Sesuai prosedur pencarian dilakukan 7 hari, ini sudah diperpanjang 3 hari. Maka dari itu kita hentikan,” katanya.

Meski petugas gabungan menghentikan pencarian, pihak keluarga memastikan akan terus melakukan pencarian terhadap korban.

“Kalau pihak keluarga akan terus melakukan pencarian tanpa batas. Kami juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga,” katanya.

Awal hilang Ikshan berawal saat dia bersama beberapa rekan-rekannya pergi menikmati pesona Danau Kaco, tiba Rabu (1/1)  sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah menempuh perjalanan dari Benteng Desa Manjuto Lempur dengan berjalan kaki sementara sepeda motor yang digunakannya dari Kota Sungai Penuh dititipkan atau di Parkir di Benteng Desa Manjuto Lempur.

Kemudian pada pukul 16.10 WIB korban dan temannya pulang dengan jalan yang sama dan diperkirakan sampai di Benteng Manjuto Lempur sebelum magrib.

Dalam perjalanan pulang sesampainya di kawasan Mupening yang harus menyeberangi Sungai Ulu Ayik, korban lebih dulu berjalan dan meninggalkan teman temannya yang masih di belakang dengan jarak kira-kira jarak 100 meter.

Namun pada pukul 18.10 WIB, tiga orang temannya korban sampai di Benteng Desa Manjuto Lempur, dan tidak menemui korban baik di Benteng Manjuto maupun selama perjalanan pulang sehingga melaporkan kehilangan. (ary)