TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Komnas HAM dan Wamen ART/BPN Turun Langsung Bertemu Anak Rimba

Komnas HAM dan Wamen ART/BPN Turun Langsung Bertemu Anak Rimba

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – Wakil Mentri Agraria RI dan Komnas HAM turun langsung ke Desa Bukit Suban Kec Air Hitam Kab Sarolangun untuk bertemu langsung dengan para Suku Anak Dalam (SAD) atau yang paling populer disebut Anak Rimba dikalangan internasional.

Komnas HAM dan Wamen ART/BPN ke Kecamatan Air Hitam dalam rangka meninjau atas laporan mereka terhadap perusahaan PT SAL, rombongan Wamen Agraria serta Komesioner Komnas HAM ibu Sandrawati Moniaga didampingi wakil bupati Sarolagun H Hilatil Badri beserta OPD terkait dan para pengurus organisasi Warsi.

Dalam pertemuan yang digelar dilingkungan pohon sawit secara lesehan ini para utusan anak rimba temenggung becinto Afrizal mengatakan bahwa perusahaan telah merusak hutan dan merampas tempat hidup mereka untuk mencari makan sebagai Anak Rimba (SAD) kami minta ganti rugi dan kembalikan lahan kami ujarnya pada Wamen Surya Tjandra dan Komnas HAM, kami minta Bapak dari pemerintah pusat bisa membantu kita karena lahan tempat kita sudah habis digarap hingga semua habis sebutnya.

Setelah sekitar satu jam pertemuan tersebut pada sejumlah wartawan ibu Sandrawati mengatakan kehadiran mereka untuk mencari dan meninjau kondisi para anak rimba saat ini, kita bersama Wamen turun ke sini untuk mengumpulkan data sebagai masukan ujar Komisioner Komnas HAM ini.

“Kita belum bisa menyimpulkan pada saat ini karena kehadiran kita di sini untuk mendegar dari para pihak-pihak, namun yang sangat penting penyelesaiannya apa yang di sampaikan tuntutan pada perusahaan dan apa jawaban dari perusahan tentang tuntutan ini disampaikan oleh pihak satu kelompok dalam hal Anak Rimba Kec Air Hitam yang menyampaikan permohonan mediasi ke Komnasham pada Tahun 2019 lampau. Permohonan ini telah lama dan tuntutan mereka juga di sampaikan kepada presiden Joko Widodo” pungkasnya.

Sementara rovetr utusan Warsi mengatakan tetap berkomitmen untuk memperjuangkan dan mendampingi Anak Rimba menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah agar bisa mengambil keputusan.

“Kita dari Warsi tetap mempenjuakan apa yang mereka sampaikan mereka meminta ganti lahan itulah tuntutan yang mereka sampaikan. Kita sebagai pihak Pendamping dalam hal ini Warsi akan terus berjuang menyampaikan pada presiden RI jika apa yang menjadi tuntutan para Anak Rimba ini tidak terkabulkan dan mentok,” sebut Robert pada media dilokasi Rabu (9/5/2021).

Sementara itu WAKIL BUPATI Sarolangun Hilatil Badri mengatakan akan mengecek apa yang menjadi tuntutan yang telah disampaikan ini, kita tetap berkomitmen dalam hal ini tetapi kita akan mendata mereka supaya dengan data itu nanti kita akan tahu apakah mereka benar satu kelompok atau tidak hal ini penting dan perlu dilakukan tandasnya.

Tampak hadir dipertemuan tersebut Sekda Ir Endang Abdul Naser para OPD lingkungan Kab Sarolangun, Camat Air Hitam Bustra Desman, Kapolres Sarolangun yang diwakili Kapolsek Air Hitam Iftu Adrizal, Babinsa Husni Tamrin, Kades Bukit Suban Mudhito serta perangkat desa setempat. (tim red)