
BATANG HARI — Keberanian warga Desa Pelayangan RT 04, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, patut diacungi jempol. Kamis malam (28/5/2026), ratusan warga turun langsung mengepung sebuah rumah yang diduga kuat menjadi sarang aktivitas peredaran narkoba jenis sabu.
Yang mengejutkan, aksi massa tersebut bukan didominasi kaum pria, melainkan para emak-emak dan warga lanjut usia. Dengan penuh keberanian, mereka berdiri di barisan terdepan menyuarakan keresahan atas maraknya dugaan peredaran narkotika yang dinilai sudah merusak lingkungan dan mengancam masa depan generasi muda di desa mereka.
Aksi spontan warga ini dipicu oleh kecurigaan yang telah lama berkembang. Rumah yang menjadi sasaran warga disebut-sebut kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba secara terselubung. Kondisi itu membuat masyarakat geram karena aktivitas mencurigakan tersebut dinilai sudah sangat meresahkan.
“Sudah lama kami curiga. Jangan sampai generasi kami hancur karena ini,” ujar salah seorang emak-emak di lokasi dengan nada tegas, namun meminta namanya tidak dipublikasikan.
Suasana sempat memanas ketika massa terus berdatangan dan memadati area rumah yang diduga milik bandar narkoba tersebut. Beberapa warga terdengar meneriakkan tuntutan agar aparat penegak hukum tidak tutup mata dan segera melakukan penggerebekan serta pemeriksaan menyeluruh.
“Kalau bukan kami yang bergerak, siapa lagi? Jangan sampai narkoba merajalela di kampung kami,” teriak warga lainnya di tengah kerumunan.
Pantauan di lapangan, aparat kepolisian telah berada di lokasi guna mengamankan situasi dan mencegah potensi kericuhan yang lebih besar. Polisi juga berupaya menenangkan massa yang terus mendesak agar rumah tersebut segera diperiksa.
Hingga berita ini diterbitkan, ratusan warga masih bertahan di sekitar lokasi sambil menunggu langkah tegas dari aparat kepolisian. Belum ada keterangan resmi terkait status rumah maupun dugaan keterlibatan pemilik rumah dalam jaringan peredaran narkotika.
Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi aparat dan pemerintah bahwa masyarakat kini mulai kehilangan kesabaran terhadap maraknya dugaan peredaran narkoba di lingkungan mereka. Warga berharap aparat tidak hanya datang mengamankan situasi, tetapi benar-benar membongkar jaringan yang diduga sudah lama beroperasi.
(Tim**az)

