TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Nama Tafyani Kasim Disebut Syamsu Arifin: Jika Masyarakat Kerinci Hilir Ingin Pemekaran, Bupati Harus Dari Kerinci Hilir

Tintanusantara.co.id, SUNGAIPENUH – Mantan Wakil Ketua DPRD Kerinci Syamsu Arifin mengungkapkan, Pemekaran Kerinci Hilir akan terwujud apabila Kepala Daerah (Bupati) berasal dari Kerinci Hilir. Alasan dirinya mengungkapkan tersebut terkait dengan subsidi anggaran Kabupaten induk kepada Kabupaten pemekaran nantinya.

“Kita melihat keinginan tokoh dan masyarakat Kerinci Hilir untuk pemekaran sangat tinggi sekali. Itu akan terwujud apabila Bupatinya berasal dari Kerinci Hilir. Kalau masih Bupatinya dari Kerinci Mudik susah sekali pemekaran itu akan terjadi,” terangnya 

“Kenapa demikian, ini terkait soal dana subsidi dari Kabupaten Induk ke Kabupaten Pemekaran yang mencapai Rp. 30 milyar setiap tahun,” tegasnya

Dijelaskannya, soal dana subsidi Rp. 30 milyar yang menjadi kendala sulitnya pemekaran Kerinci Hilir terwujud apabila Bupatinya bukan orang Kerinci Hilir. 

“Kalau Bupatinya bukan dari Kerinci Hilir untuk mengeluarkan dana sebanyak itu berat sekali. Banyak sekali hal hal lain yang menghambat,” terangnya 

Dalam menyikapi munculnya lebih dari satu balon bupati Kerinci dari Kerinci Hilir, seperti Tafyani Kasim, Karzalo dan Yanti Maria, lanjutnya, saatnya dimulai dari sekarang para tokoh dan balon bupati dari Kerinci Hilir untuk berembuk.

Namun, lanjutnya, dalam mencalon dan terpilih menjadi Bupati, diperlukan sekali figur yang memiliki kedekatan, keterkenalan dengan masyarakat Kerinci.

“Kalau kita lihat aspek populeritas, finansial dan kesiapan. Saya melihat, ini kita berpikir realistis saja ya, itu adanya di Tafyani Kasim. Beliau sudah bersosialisasi selama 5 tahun,” terangnya.(we)