JAKARTA, Tintanusantara.co.id – Suasana penuh kehangatan, canda, dan nostalgia mewarnai kegiatan Reuni Temu Kangen Pensiunan Humas dan Kerja Sama Luar Negeri (KLN) Kementerian Ketenagakerjaan yang digelar di RM Bale Bengong, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026). Mengusung tema “Merangkul Kenangan, Mengikat Persaudaraan”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pelepas rindu bagi para purnabakti yang pernah mengabdikan diri di lingkungan Humas dan KLN Kementerian Ketenagakerjaan.
Setelah lebih dari tujuh tahun tidak bertemu secara lengkap, para peserta akhirnya kembali berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Kehadiran puluhan pensiunan dari berbagai angkatan menghadirkan kembali kenangan masa pengabdian yang pernah dijalani bersama.
Koordinator acara, Eko Sardjono Doles Hartanto, SH., MM., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya reuni yang berlangsung hangat dan penuh makna tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Reuni ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, para peserta juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara. Salah satunya disampaikan oleh Samsuri, pensiunan Humas Kementerian Perhubungan.
“Saya berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan secara khusus kepada Pak Eko yang telah berinisiatif mengumpulkan kita semua. Mengumpulkan teman-teman yang sudah pensiun tentu tidak mudah karena masing-masing memiliki kesibukan sendiri. Justru karena itu silaturahmi seperti ini menjadi sangat penting untuk terus dijaga dan dipererat,” ungkapnya.
Samsuri berharap reuni serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar hubungan persaudaraan tetap terjaga erat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk saling mendoakan dan mendukung satu sama lain dalam menjalani masa purnabakti.
Hal senada disampaikan Haryadi Aga, pensiunan Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Depnakertrans. Dalam sambutannya, ia mengenang perjalanan kariernya yang dimulai di Departemen Tenaga Kerja sejak tahun 1988 sebelum melanjutkan pengabdian sebagai Atase Tenaga Kerja hingga menjadi Direktur di BNP2TKI.
“Kalau ditanya tentang Humas dan KLN, itulah tempat lahir saya. Banyak kenangan dan pengalaman berharga yang saya dapatkan di sana. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena silaturahmi membawa kesehatan, rezeki, dan membuat kita kembali mengenang masa-masa perjuangan yang penuh kebersamaan,” katanya.
Menurut Haryadi, reuni tidak hanya menjadi sarana bernostalgia, tetapi juga wadah untuk saling bertukar pengalaman dan menjaga hubungan antarsesama mantan pegawai. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, setidaknya setahun sekali.
Apresiasi juga datang dari mantan Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan periode 2017–2021, Soes Hindarno. Ia menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari aktivitas dan kontribusi seseorang.
“Purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. Kita hanya memasuki dunia baru dengan peran yang berbeda. Pertemuan seperti ini sangat bermanfaat karena selain mempererat silaturahmi, juga menambah kesehatan, informasi, dan semangat hidup,” ujarnya.
Soes Hindarno menilai kegiatan reuni perlu dijadikan agenda berkelanjutan karena mampu menjaga rasa kekeluargaan yang selama ini terbangun di lingkungan kerja. Menurutnya, hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun tetap dapat dirawat meski para pegawai telah memasuki masa purnabakti.
Sementara itu, para peserta tampak antusias saling berbagi cerita, mengenang pengalaman masa kerja, hingga membahas berbagai aktivitas yang kini dijalani setelah pensiun. Tawa dan canda mengiringi setiap pertemuan, menciptakan suasana akrab yang seolah menghapus jarak waktu yang telah lama memisahkan mereka.
Selain menjadi ajang temu kangen, reuni ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat sosial dan psikologis bagi para pensiunan. Melalui komunikasi yang terus terjalin, para purnabakti dapat saling mendukung, berbagi pengalaman hidup, serta menjaga kesehatan fisik dan mental di masa pensiun.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh peserta untuk terus menjaga tali persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Reuni Temu Kangen Pensiunan Humas dan KLN Kementerian Ketenagakerjaan membuktikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah perjalanan pengabdian. Sebaliknya, masa purnabakti menjadi babak baru untuk terus merawat persahabatan, memperkuat silaturahmi, dan mengabadikan kenangan indah yang tak lekang oleh waktu.
(Hendriyawan)


