

TINTA NUSANTARA.CO.ID
Batang Hari, Jambi — Menindaklanjuti isu dugaan aktivitas lansiran BBM subsidi jenis solar, Kapolsek Batin XXIV.IPTU. Edi Susanto .SH.MH,bersama Kanit Reskrim IPTU.Yudi dan sejumlah personel turun langsung melakukan monitoring ke SPBU di Kelurahan Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari.
Langkah cepat aparat kepolisian tersebut dilakukan guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan serta menepis isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan penyelewengan solar bersubsidi.
Dari hasil pengecekan langsung di lapangan, petugas tidak menemukan adanya praktik lansiran maupun aktivitas mencurigakan. Pengisian BBM di SPBU tersebut dinilai masih berjalan normal dan sesuai dengan kapasitas kendaraan yang melakukan pengisian.
Saat dikonfirmasi media ini di lokasi, Kapolsek Batin XXIV menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam apabila ditemukan adanya pelanggaran ataupun permainan BBM subsidi yang merugikan masyarakat.
“Kami turun langsung melakukan monitoring terkait isu lansiran yang beredar. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya pelanggaran. Pengisian masih sesuai dengan kapasitas kendaraan,” jelas Kapolsek.
Ia juga menegaskan, pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah munculnya praktik mafia solar maupun dugaan permainan oleh oknum tertentu.
“Jika ada penyelewengan dari pihak pegawai SPBU ataupun pihak yang mengambil minyak jenis solar tidak sesuai aturan, saya tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas,” tegas Edi Susanto.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah isu lansiran BBM tersebut mendapat perhatian masyarakat. Warga berharap pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi terus diperketat agar hak masyarakat kecil tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya tindakan hukum yang nyata apabila di kemudian hari ditemukan praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Kecamatan Batin XXIV.(Az.**001)

