Tintanusantara, co. Id. Gorontalo.Sebuah kisah perjuangan cinta datang dari seorang pemuda bernama Noval yang rela merantau ke Kota Baubau demi mengumpulkan uang lamaran untuk mempersunting pujaan hatinya.
Keputusan tersebut diambil Novala sebagai bentuk keseriusan dan tanggung jawabnya dalam membangun rumah tangga. Dengan tekad yang kuat, ia meninggalkan kampung halaman untuk bekerja dan menabung, agar dapat memenuhi syarat adat dan kebutuhan prosesi lamaran.
Menurut kerabat dekatnya, langkah yang diambil Noval bukanlah hal yang mudah. Ia harus berpisah sementara dengan keluarga dan orang tercinta demi masa depan yang lebih baik. Namun semangat dan niat tulusnya untuk mempersunting sang kekasih menjadi motivasi utama.
“Ini adalah bentuk keseriusan saya. Saya ingin datang melamar dengan persiapan yang matang dan penuh tanggung jawab,” ujar Noval.
Di tengah tantangan perantauan, Noval tetap optimistis dapat segera kembali membawa hasil jerih payahnya. Ia berharap perjuangannya ini menjadi awal dari perjalanan cinta yang diridhoi dan diberkahi.
Kisah Noval menjadi inspirasi bahwa cinta bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang pengorbanan, kesungguhan, dan tanggung jawab dalam menjemput masa depan bersama.(jujan)

