Warga Sungai Ning Jaga Desanya 1×24 Jam Dari Truk Sampah Pemkot Sungai Penuh

TINTANUSANTARA.CO.ID, SUNGAIPENUH – Puluhan warga Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh terlihat membakar api unggun, sekitar pukul 23.00 Wib, Rabu (20/7).

Aktivitas ini mulai dilakukan sejak, Selasa (19/7) setelah mereka menggelar protes dan mengusir truk sampah yang hendak membuang sampah di TPA illegal berlokasi di Renah Padan Tinggi (RPT) yang merupakan sumber air bersih.

Penjagaan 1×24 jam tersebut, dilakukan warga disebabkan, warga sudah kesal dengan pembuangan sampah di RPT, yang telah menyebabkan, pencemaran air PAM Desa untuk kebutuhan sehari- hari.

“Sampai Pemkot Sungaipenuh tidak lagi membuang sampah di RPT, baru kami warga Desa sini tidak lagi ronda malam,” ujar warga saat berjaga jaga di batas antar Desa yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumah Kepala Desa dan Kantor Kades.

“Kami secara bergantian berjaga siang dan malam. Pokoknya, sampah tidak boleh lagi dibuang di RPT,” terang warga

“Coba Bapak bayangkan, air kami sekarang sudah bau sampah dan berminyak,” terangnya.

Sebelumnya, Diki dan Yosep Rizal pemuda setempat mengungkapkan, warga Desa Sungai Ning menolak keras pembuangan sampah di RPT yang menyebabkan pencemaran air untuk PAM Desa.

“Warga sangat menolak. Sekarang efeknya air sudah bau, berminyak. Jangankan untuk minum, untuk cuci muka dan cebok saja tidak bisa,” ujarnya

(Wardizal)

Baca Juga
spot_img

BERITA TERBARU

Trend Minggu ini