TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Video Aspal Jalan di Kabupaten Sarolangun bak “Kerak Nasi” Viral di Medsos

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – Netizen pengguna Facebook di kabupaten Sarolangun akhir-akhir ini dihebohkan postingan ketua LSM RPI, Harkis lewat akun medsos Facebook Harkis Rpi memposting kondisi jalan aspal yang ada di kabupaten Sarolangun yang lunak dan tipis. Video berdurasi 38 detik yang di upload ke Facebook pada Rabu (27/10) pukul 23.45 WIB sontak menjadi viral.

Terlihat dalam video itu, dihadapan sejumlah anggota komisi III DPRD dan pejabat dinas PUPR kabupaten Sarolangun, Harkis memperlihatkan kondisi jalan aspal yang bisa di korek-korek dengan kaki dan dikelupas dengan tangan.

“Tengok pengawas-pengawas, ditengok nian ketebalan, kalau aspal buruk macam iko dak ado pengawasankan kacau,” ungkap Harkis dalam video tersebut.

“Memang macem iko nasib kami, nasib uang rakyat,” sambungnya.

Dari pantauan Tintanusantara.co.id, hingga sabtu (30/10). Video itu sudah mendapat ratusan like dan dibanjiri komentar netizen.

“Harusnya komisi III dan PUPR yang marah karena rekanan terkesan asal-asalan dalam bekerja sehingga banyak uang rakyat yang terbuang percuma, tapi entah lah,,” komentar Zulkarnain.

Screenshot video jalan aspal di kabupaten Sarolangun bak “Kerak Nasi”

“Mcam krak nasi bae… Aspal tu pak ketum…. Usut trus….. Kmi mendukung mu….,” ungkap akun Jeger Kelana.

“Hampir macam tu galo aspal d slgn ko ndo.. Apo LG jika itu dana APBD Sarolangun… Sebab kontraktor nyo tu la,” komentar akun Fauzi Wo Fau.

Ada juga netizen yang komentar dengan penuh kekesalan, seperti akun bernama Natal Sitorus.

“Lemparkan aja aspal tuh ke muko pemborong ama pengawas pengerjaan jalan tuh Bos. Jangan kebiasaan bangun jalan asal jadi,” ungkapnya.

“Pembomborong dan pengawas PU nyo kebal hukum kando,” tambah Raffi Athaillah.

Ada juga netizen yang berkomentar mengglitik, “Ko jalanan cm pengen kelihatan hitam tdk usah di aspal cukup di semprot cat hitam,” komentar Mas Doel.

Selain itu ada juga komentar yang meminta agar anggota dewan bisa membuka mata dan hati nuraninya.

“Semoga Anggota dewan yg terhormat terbuka mata dan hati nuraninya.,” harap Rustam Aji.

Sekedar diketaui, jalan aspal dalam video tersebut adalah proyek pengaspalan jalan Selembau Desa Lubuk Resam, atau yang dikenal dengan jalan Panti Lubuk Resam, Kecamatan Cermin Nan Gedang, yang dikerjakan PT. SARANA INDO TEKNIK dengan anggaran Rp 7.299.962.212. bersumber dari APBD kabupaten Sarolangun tahun 2021. Pengaspalan itu baru selesai dikerjakan namun kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Ada juga biaya pengawasan teknis pada pekerjaan itu sebesar Rp 232.660.000 dari APBD kabupaten Sarolangun tahun 2021 ke DINAMIKA TEKNIK selaku konsultan pengawas. (tn1)