TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Timses Cakades Desa Mersip Temukan Kecurangan Panitia, Terima Laporan Dinas PMD Hanya Diam

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – Tim sukses salah satu Calon kepala Desa Mersip Kecamatan Limun Firmansyah mulai buka suara terkait beberapa dugaan kecurangan yang dilakukan panitia Pilkades beberapa waktu lalu.

Di jelaskan Firmansyah dari mulai saat Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Pilkades Desa Mersip serta pendataan DPS diduga tidak mengacu pada Peraturan Bupati (PERBUB) Sarolangun Nomor 6 Tahun 2020.

“Kita menduga dalam Pantarlih panitia tidak mengacu pada ketentuan Perbup nomor 6 tahun 2020 tentang pemilihan Kepala Desa,” ucap Firmansyah.

Tidak hanya soal Pantarlih, Firmansyah menjelaskan calon Kades nomor urut 01 Desmiran memprotes penetapan DPT hingga melaporkan hal ini ke Dinas PMD kabupaten Sarolangun namun tidak ada tanggapan.

“Kita coba protes DPT hingga surati Dinas PMD, namun tidak direspon, entah  kenapa dinas PMD hanya diam.” Kata Firmansyah.

Tidak hanya itu Panitia Pilkades Desa Mersip diduga tidak mengedepankan musyawarah dalam penetapan keputusan, namun selalu memutuskan sendiri.

“Selain itu panitia juga memungut dana kepada masing calon kepala desa sebesar sepuluh juta rupiah.”

“Kita juga temukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilkades Desa Mersip banyak warga yang berhak memilih tidak terdaftar dalam DPT. Selain itu adanya warga identitas luar masuk dalam pemilihan serta terdapat pemilih belum cukup umur”. Ujar Firmansyah.

Setelah pemilihan, dalam rapat pleno penetapan Kades terpilih, Desmiran calon Kades nomor urut 01 dan Saudi nomor urut 03 tidak dilibatkan, sementara formulir keberatan (C6) tidak pernah diberikan panitia pada pasangan calon nomor urut 01 maupun 03.

“Kita tidak pernah diberikan oleh panitia Pilkades formulir keberatan (C6), entah apa maksudnya.” Kata nya.

“Dari semua kecurangan dan semua bukti otentik sudah dikumpulkan dan kita buat laporan di kepolisian,” sebutnya.

Terkait dari kejadian ini media ini belum mendapat hak jawab dari ketua panitia dan dinas PMD kabupaten Sarolangun.

Hingga berita ini ditayangkan media ini masih mencari dan menunggu hak jawab dari yang bersangkutan. (Tim)