Tanjung Priok Masih Rawan, Pengusaha Minta Pengamanan Truk Diperkuat

0

Jakarta, Tintanusantara.co.id — Sejumlah pengusaha angkutan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengaku masih resah dengan dugaan pencurian aki dan kabel pada kendaraan truk container.

Kekhawatiran terutama muncul ketika kendaraan berada dalam kondisi berhenti atau terjebak kemacetan. Selain menimbulkan kerugian materi, kerusakan komponen kendaraan juga dikhawatirkan mengganggu operasional dan kelancaran distribusi logistik.

Sebelumnya, aparat kepolisian telah mengungkap kasus pencurian aki truk di kawasan sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, pelaku usaha berharap langkah penindakan tersebut diikuti dengan penguatan pencegahan di lapangan.

Pengamat transportasi Tongam Frisdon Nainggolan menilai kepolisian perlu memperkuat pemetaan titik rawan, patroli, pengawasan, serta koordinasi dengan pengusaha dan masyarakat.

“Kalau memang ada keresahan dari pengusaha, harus menjadi bahan evaluasi. Pencegahan harus diperkuat, bukan hanya bertindak setelah kejadian,” ujar Tongam.

Ia juga mendorong agar apabila ditemukan kasus pencurian, penyelidikan tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak yang menerima atau memperjualbelikan barang hasil kejahatan.

Sementara itu, informasi mengenai dugaan keterkaitan pelaku dengan penyalahgunaan tramadol belum dapat dipastikan dan harus dibuktikan melalui penyelidikan aparat. Karena itu, informasi tersebut tidak dapat dijadikan kesimpulan sebelum ada bukti atau keterangan resmi.

Pengusaha berharap Polres Metro Jakarta Utara dan jajaran Polsek melakukan evaluasi pengamanan secara objektif berdasarkan data laporan dan titik rawan yang ada.

Kawasan Tanjung Priok merupakan jalur penting bagi aktivitas logistik. Karena itu, keamanan kendaraan angkutan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang.

Pengusaha tidak meminta perlakuan khusus. Mereka hanya berharap keamanan, pencegahan, dan kehadiran aparat dapat benar-benar dirasakan di lapangan.

Tanjung Priok membutuhkan keamanan yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.(Hendriyawan)