TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Suhardi Sohan Kabid Pengendalian dan Pengawasan DLH Sarolangun Ancam Pukul Wartawan

Kabid Pengendalian dan Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Suhardi Sohan

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – Kabid Pengendalian dan Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sarolangun Suhardi Sohan dikenal angkuh serta bergaya seperti preman dan sering melontarkan ucapan  yang tidak pantas diucapkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan seorang Kabid.

Sikap tidak terpuji ini dilakukan dan diperlihatkan oleh Suhardi Sohan saat dijumpai para aktivis dan jurnalis diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu, Suhardi Sohan mengatakan dia akan mencari awak MediaDPR.COM bernama Asmara karena apa yang diberitakan dan diperbuat Asmara menurut Suhardi Sohan banyak sekali.

“Saya dak takut pada siapa saja, yang akan ku tangani Asmara”

Ucapan ancaman tersebut berhasil direkam para aktivis dalam bentuk sebuah video diruang kerjanya.

Dalam video yang berdurasi kurang lebih 2 menit tampak sekali tampang beringas serta tidak memperlihatkan tingkah laku seorang ASN, dalam video Suhardi Sohan juga terlihat sesekali menarik lengan bajunya keatas seakan-akan ingin bertarung.

Apa yang ditampilkan Suhardi Sohan Kabid Dinas Lingkungan Hidup Sarolangun merupakan contoh seorang ASN bermental preman untuk menakuti para aktivis dengan cara yang tidak pantas sebagai seorang ASN dalam pelayanan publik.

Terkait hal ini Asmara mengatakan apa yang dilakukan Suhardi Sohan tidak ksatria seperti ucapan anak kecil dan bermental tempe yang ingin mencari panggung.

“Bagi saya mati dimedan perang lebih bermartabat dari pada mati lari dikejar musuh dari pada bermental tempe seperti Suhardi Sohan, segala resiko akan saya hadapi meski nyawa saya berpisah dari raga, inilah prinsip”. Ujar Asmara.

Terkait kejadian tersebut Pimpinan Redaksi MediaDPR.COM Agus Supriatna meminta kepada kepada Kepala DLH Sarolangun melalui Kabid Pengawasan lingkungan Hidup agar segera meminta maaf secara terbuka kepada seluruh media yang ada di Sarolangun baik Media Online maupun Media Televisi.

Apabila tidak ada permintaan maaf secara terbuka maka saya akan instruksikan Kepala Biro Media DPR Provinsi Jambi untuk melakukan pelaporan kepihak penegak hukum supaya pernyataan ancaman yang dilontarkan Suhardi Sohan diproses secara hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, terang Agus Supriatna. (tim)