Berani Menyikap Tabir

Sambut 17 Agustus, Kapus  Durian Luncuk:  Insyaallah Indonesia Segera Merdeka dari Pandemi Covid-19

TINTANUSANTARA.CO.ID, BATANGHARI – Batin XXIV Kepala Pukesmas  kelurahan Durian Luncuk Batin XXIV Ns. Umar, S.MKM Sadikin berharap dengan hari kemerdekaan ke 77 yang kita laksanakan, khusus Indonesia dapat segera keluar dari pandemi Covid-19. Harapan ini disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2022.

Sesuai tema HUT RI ke-77 tahun 2022 yang mengusung tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”, masyarakat turut diajak untuk tetap menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan

Bagi masyarakat yang belum vaksinasi COVID-19 lengkap atau booster, dapat mendatangi sentra vaksinasi untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Protokol kesehatan dan vaksinasi termasuk kombinasi sebagai upaya perlindungan diri dari penularan virus Corona.

“Ayo, tetap disiplin melakukan protokol kesehatan dan segera vaksinasi COVID-19 agar Republik Indonesia segera Merdeka dari pandemi dan ekonomi pulih kembali. Dirgahayu Republik Indonesia, Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat,” tutur Kapus Ns. Umar, S. Kep. MKM melalui media dalam edisi ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-77 pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Salah satu keberhasilan vaksinasi COVID-19 terlihat dengan adanya kekebalan masyarakat Indonesia yang cukup tinggi di angka 98,5 persen, bahkan kadar antibodi meningkat 4 kali lipat. Kekebalan ini juga terbentuk dari infeksi alamiah.

Puskesmas Batin XXIV siap siaga dalam melayani untuk pesta demokrasi indonesia khusus kecamatan Batin XXIV.

Sebab, sampai saat ini masih banyak penduduk yang terinfeksi COVID-19. Hal itu dapat meningkatkan antibodi orang yang terinfeksi. Namun, kontribusi terbesar kekebalan yang terbentuk adalah dengan vaksinasi.

“Pandemi COVID-19 telah mengajarkan bahwa tak ada satupun orang yang di dunia yang aman. Dibutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih siaga, antisipatif, responsif dan tangguh dalam menghadapi ancaman masalah kesehatan yang terjadi saat ini maupun di masa yang akan datang.” tutur Kapus. (azhar)