Jakarta, Tintanusantara.co.id – 7 April 2026 PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jakarta sukses menggelar kegiatan GENTARKAN PNM (Gerakan Peningkatan Literasi Keuangan di Era Digitalisasi) dengan tema “Peningkatan Literasi Keuangan di Era Digitalisasi Demi Kemajuan UMKM Berkelanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Al-Kautsar PKP Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (7/4), mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, dengan diikuti oleh sekitar 250 nasabah.
Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang PNM Jakarta, Leonardus Yogi Tyas Himawan, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi, antara lain perwakilan kecamatan, dinas terkait, TNI-Polri, serta mitra strategis seperti BRI, BRINS, dan BRI Life.

Sejumlah tamu undangan yang hadir di antaranya:
Perwakilan Wali Kota melalui Camat: Drs. Panangaran Ritonga
Perwakilan Dinas PPKUKM: Hana Suhana Agung Nugraha
Perwakilan Koramil 03 Pasar Rebo: Peltu Subiyanto
Perwakilan Polsek Ciracas: Wakapolsek Ciracas Maryono, SH
Perwakilan Kelurahan Kelapa Dua Wetan: Sularman
Department Head Ultra Micro Business Group BRI: Adi Budiman Prakoso
Perwakilan BRINS Jakarta 1 dan 2 serta BRI dan BRI Life
Kegiatan GENTARKAN PNM menghadirkan berbagai program edukatif dan pemberdayaan, seperti coaching clinic, cooking class, pelatihan kerajinan tangan (handycraft), mini daycare, layanan cek kesehatan, hingga pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, peserta juga mendapatkan materi literasi keuangan melalui kolaborasi dengan mitra keuangan guna memperluas akses terhadap layanan keuangan formal.
Rangkaian acara berlangsung meriah, dimulai dari registrasi peserta sejak pagi, penyambutan tamu VIP, penampilan seni, fashion show produk unggulan nasabah binaan, hingga pemberian penghargaan kepada nasabah terbaik serta pembagian doorprize.
Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang PNM Jakarta, Leonardus Yogi Tyas Himawan, menegaskan komitmen PNM dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui akses permodalan dan literasi keuangan.
“PNM hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, untuk memberikan akses permodalan kepada pelaku UMKM tanpa jaminan. Hingga saat ini, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 222 miliar kepada 8.256 nasabah di Jakarta Timur, dengan tingkat pengembalian yang sangat baik.”
Ia juga menambahkan bahwa kemudahan akses pembiayaan dengan bunga yang terjangkau menjadi salah satu bentuk nyata dukungan PNM terhadap pelaku usaha kecil.
“Kami berkomitmen memberikan layanan pembiayaan dengan proses yang mudah dan bunga yang lebih terjangkau, sehingga pelaku UMKM dapat berkembang dan naik kelas, terutama di era digitalisasi saat ini.”
Lebih lanjut, Leonardus menekankan pentingnya sinergi antara PNM, pemerintah, serta aparat setempat dalam menciptakan ekosistem UMKM yang kuat dan berkelanjutan.
“Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta dinas terkait. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mendorong UMKM agar semakin berdaya saing dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.”
Melalui kegiatan GENTARKAN PNM ini, diharapkan para pelaku UMKM semakin memahami pentingnya literasi keuangan serta mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
(Hendriyawan)


