Pasokan Solar Subsidi ke SPBU Durian Luncuk Mendadak Terhenti, KSO Tunjukkan Chat WA: “Di Stop Dulu Bang”, Publik Menanti Penjelasan Pertamina

Oplus_131072

TINTA NUSANTARA.CO.ID-BATANG HARI – Terhentinya pasokan BBM jenis solar bersubsidi ke SPBU 24.366.33 Kelurahan Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV, memicu perhatian publik. Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap solar bersubsidi, belum masuknya dari 2-8-2026 pasokan hingga kini -3-8-2026 menimbulkan tanda tanya yang belum terjawab secara resmi.

Pantauan TINTA NUSANTARA.CO.ID pada Minggu (2/8/2026) menunjukkan tidak adanya aktivitas mobil tangki yang mengirim solar bersubsidi ke SPBU tersebut. Sejumlah warga berharap ada penjelasan terbuka dari pihak terkait agar tidak berkembang berbagai spekulasi.

Saat dikonfirmasi, pihak KSO SPBU menyatakan bahwa permintaan pasokan telah diajukan sesuai mekanisme.

“Pesanan dan pembelian minyak sudah kami kirim ke Pertamina. Kalau tidak datang, saya juga tidak tahu. Itu bukan wewenang saya,” ujar pihak KSO.

Kepada media ini, pihak KSO juga mengaku telah meminta penjelasan melalui aplikasi WhatsApp kepada seseorang di Depot Pertamina Jambi yang disebut bernama “Ceker” mengenai belum masuknya pasokan solar.

Sebagai bagian dari konfirmasi tersebut, redaksi telah menerima salinan percakapan WhatsApp yang diperlihatkan oleh pihak KSO. Dalam percakapan itu, jawaban yang diklaim berasal dari kontak yang disebut “Ceker” berbunyi:

“Di stop dulu bang.”

Meski demikian, redaksi belum dapat memverifikasi secara independen identitas pengirim pesan maupun makna dari kalimat tersebut, termasuk apakah yang dimaksud adalah penghentian sementara distribusi, penundaan pengiriman, kendala operasional, atau bentuk evaluasi administratif. Oleh karena itu, media ini masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Pertamina.

Dalam praktik distribusi BBM bersubsidi, apabila terjadi penghentian pasokan karena alasan tertentu, umumnya terdapat pemberitahuan resmi kepada pengelola SPBU yang menjelaskan alasan, status penghentian, dan langkah tindak lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum memperoleh salinan surat atau pernyataan resmi terkait status distribusi solar ke SPBU tersebut.

Ketiadaan penjelasan resmi membuat publik mempertanyakan penyebab sebenarnya terhentinya pasokan. Masyarakat berharap pihak Pertamina segera memberikan klarifikasi agar tidak muncul berbagai asumsi yang dapat menimbulkan keresahan.

TINTA NUSANTARA.CO.ID masih terus mengupayakan konfirmasi kepada pihak Pertamina, Depot Pertamina Jambi, serta instansi terkait. Demi menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan asas keberimbangan, setiap klarifikasi maupun hak jawab dari pihak terkait akan dimuat secara proporsional sebagai pembaruan pemberitaan. Media ini juga tidak menyimpulkan adanya pelanggaran atau sanksi terhadap pihak mana pun sebelum terdapat keterangan resmi.(Azhar **001)

Baca Juga

BERITA TERBARU

Trend Minggu ini