TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

[OPINI] Pengaruh Media terhadap berkembangnya Sex bebas dikalangan Remaja Millenial

Penulis: Harliansyah, S.sos

PERKEMBANGAN media di era digitalisasi yang dinamis membawa angin perubahan yang sangat besar dalam pandangan  gaya hidup serta tatanan kehidupan masyarakat diberbagai kalangan, juga pengaruh diberbagai aspek kehidupan  baik itu aspek politik, ekonomi, sosial serta budaya yang tentunya mempunyai dampak positif dan negative, dimana komunikasi tanpa batas menjadi produk dari teknologi tersebut baik itu telepon genggam, televisi, radio dan internet. Kemudahan jejaringan internet menyebabkan orang dimudahkan dan dimanjakan untuk mengakses fitur fitur dan mendownload aplikasi aplikasi yang disediakan oleh penyedia layanan, dimana jangkauannya hingga kepelosok daerah daerah terpencil.

Bagaimana pengaruh perkembangan teknologi komunikasi mempengaruhi prilaku remaja saat ini ?

Hasil penelitian Yahoo dan Taylor Nelson Sofres (TNS ) Indonesia terhadap penggunaan internet di Indonesia pada tahun 2009 yang diikuti 2.000 responden, hasilnya didapat sangat mengejutkan ialah di Indonesia yang mendominasi internet yakni kalangan remaja yang berumur 15-19 tahun sebanyak 64%, 53 % ternyata menggunakan mengakses internet dari warnet, lalu yang berusia 20-24 tahun sebanyak 42 %.) dan Urutan terakhir yang berusia 40-45 tahun.

Pengaruh negatif yang diakibatkan perkembangan teknologi komunikasi diantaranya penyimpangan perilaki sek bebas, media sosial dijadikan media transaksional untuk melakukan transaksi prostitusi oleh remaja millennial. Ditambah lagi di masa pandemic dengan aturan yang memperketat masyarakat melakukan aktivitas diluar rumah, dengan pola Pendidikan belajar dari rumah dengan pola online/virtual atau disebut pembelajaran daring bagi pelajar dan mahasiswa, waktu lebih banyak dihabiskan dengan gawai ,ini memberikan peluang bagi mereka untuk melakukan aktivitas diluar pengawasan oleh orang tua.

Genersi millenial tentu tidak asing ditelinga kita dimana istilah ini berasal dari kata millennials yang di kenalkan oleh dua pakar sejarah dan penulis William Strauss dan Neil Howe, para generasi millenial sangat mengandalkan media sosial dalam aktifitas sehari hari, media sosial menjadi platform interaksi, pelaporan dan menjadi sumber utama informasi, gawai, berupa PC, smartphone , tablet dan televisi menjadi media pengalihan perhatian. Hal inilah yang menjadi Boomerang dan menjadi dampak negative bagi Sebagian kaum millennial

Suguhan konten negatif pornografi yang disajikankan oleh media sosial, juga aplikasi aplikasi pertemanan/ perkencanan yang sangat mudah didapat dan menjadi daya tarik tersendiri  bagi para remaja millenial yang menyebabkan penyimpangan prilaku untuk melakukan transaksi prostusi online dimana Sebagian dari penikmat dan korban dari media tersebut adalah generasi muda.

Berdasarkan fenomena diatas sangat  penting bagi kita semua untuk bersama baik itu Pemerintah, Penegak hukum, Akademisi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Orang tua, Organisasi lintas sektoral untuk perduli dalam permasalahan yang kita hadapi bersama untuk tujuan pembangunan karakter generasi kedepannya dengan mencari solusi bersama. Peran orang tua terhadap remaja dalam Pendidikan di keluarga serta membangun komunikasi yang harmonis dengan remaja sangat diperlukan guna memberikan pemahan pemahan yang positif agar jauh dari perilaku yang menyimpang, dibidang keagaman dibutuhkan metode Pendidikan yg lebih inovatif agar para remaja tertarik untuk belajar agama sebagai benteng keimanan agar tidak terjerumus dan terhindar dari hal hal yang menyebabkan dosa , Pemerintah selaku pengambil kebijakan dan pembuat regulasi yang telah dilaksanakan diharapkan terus melakukan pemblokir peredaran situs situs porno pada media sosial dan pembatasan media platform perkencanan dan fungsi Penegak hukum sangat dibutuhkan tindakan tegas atas transaksi prostitusi online sebagai efek jera bagi para pelaku. Dengan adanya peran dan Kerjasama yang baik dari semua pihak optimisme permasalahan bersama ini akan bisa diatasi.

Penulis : Harliansyah, S.sos (ASN Satpol PP Kab, Sarolangun Yang sedang berkuliah di Universitas Andalas (UNAND) Magister Ilmu Komunikas.) Sumber Pengguna Internet Indonesia Didominasi Remaja Kompas.com – 20/03/2009, 20:28 WIB – 25/10/2021, 19:45 WIB https://edukasi.kompas.com/read/2009/03/20/2028042/Pengguna.Internet.Indonesia.Didomina si.Remaja.Diakses