TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Mobil Angkutan Material Irigasi Hancurkan Jalan Provinsi Pelawan-Batang Asai

Mobil Angkutan Material Irigasi Hancurkan Jalan Provinsi Pelawan-Batang Asai

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – Ruas jalan tingkat provinsi di wilayah Kecamatan Pelawan, Kecamatan Limun dan Kecamatan CNG Kabupaten Sarolangun rusak parah.

Lubang besar menganga di sejumlah titik dan menimbulkan kubangan lumpur saat turun hujan. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terhambat dan   sering kali masyarakat saat melalui jalan itu terperosok dan jatuh.

”Hampir setiap hari terjadi antrian panjang jika ada truk pengangkut dengan muatan berat terperosok di lubang jalan dikarenakan kerusakan jalan mencapai 2-3 kilometer, sehingga berdampak pada arus lalu lintas yang macet,” kata Arham salah satu tokoh masyarakat Limun yang kerap melintas dijalur tersebut, pada media Tintanusantara.co.id (25/6/2021).

Arham mengatakan, kerusakan jalan terjadi karena sering dilintasi Dump Truck dengan muatan melebihi tonase, seperti pengangkut bahan material dan batu saplit yang melebihi kapasitas.

Salah satu Dump Truck Tronton BM 8114 QU yang sempat distop dan di introgasi oleh Arham mengaku mobil Dump Truck Tronton yang iya bawa adalah milik Among Bangko Kabupaten Merangin.

Pahrizal salah satu pemuda Limun mengatakan bahwa jalan ini diperparah dengan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga mengakibatkan jalan berlumpur.

”Pada dua tahun lalu ruas jalan Pelawan-Batang Asai ini kondisinya masih baik. Meski curah hujan tinggi, tetapi tidak berpengaruh pada kondisi jalan. Namun, sejak dilewati kendaraan Dump Truck Tronton bermuatan berat, mengakibatkan jalan ini mengalami kerusakan,” ujarnya.

Dia menuturkan, ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan lubang besar di tengah jalan, yaitu berada di sepanjang jalan mulai dari Desa Penegah Kecamatan Pelawan sampai ke Desa Sebakul Desa Teluk Tigo Kecamatan CNG, kata Arham.

Jalan yang berlumpur kerap menelan korban berjatuhan yaitu berada di Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun.

Arham berharap pihak dinas perhubungan Provinsi Jambi untuk memperhatikan  serta mengambil tindakan supaya menghentikan kegiatan Dump Truck Tronton yang muatan melebihi kapasitas tonase tersebut serta berharap dinas PU Provinsi segera memperbaiki jalan tersebut, pungkas Arham. (Wie)