TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

LSM RPI Investigasi Proyek Peningkatan Jalan Yang Tendernya Dimenangkan Trenganocitramandiri

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Peduli Indonesia (LSM-RPI) Rabu (6/10/2021) investigasi turun kroscek ke lapangan terkait pekerjaan proyek peningkatan jalan Burung Hantu ke Damsiamang yang berada di kecamatan Mandiangin kabupaten Sarolangun provinsi Jambi.

Berdasarkan data yang kita miliki, perusahaan pemenang tender pada pekerjaan ini adalah Trenganocitramandiri ujar Herman Picher Sekjen LSM RPI saat di konfirmasi media ini.

Dikatakan nya kita hari ini menjalankan tugas sebagai kontrol sosial maka kita dan kawan-kawan investigasi ke lapangan untuk melihat secara langsung hasil dari pekerjaan yang di kerjakan oleh Trenganocitramandiri, karena kita mengetahui bahwa pekerjaan proyek jalan tersebut penetapan pemenang nya pada tanggal 9 Februari 2021 pada jam 16.00 wib, dan pengumuman pemenang nya tanggal 9 Februari 2021 jam 20.05 wib, sedangkan untuk penandatanganan kontrak pada tanggal 18 Februari 2021 jam 08.00 wib. Ujarnya

“Jadi pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut jika di kerjakan sudah selesai saat ini.” Kata nya.

Herman mengherankan mengapa pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut berada di titik ujung sedangkan medan jalan yang di lalui untuk menuju ke sungai Burung Hantu saja jalan nya masih perlu diperbaiki terlebih dahulu.

“Jalan dari sungai Liam ke sungai Burung Hantu ini saja masih jelek, dan rusak, mengapa mau mengerjakan yang ujung sedangkan yang pangkal sini saja hancur jalan nya.”  Kata Herman lagi.

Selain itu Herman yang kerap di panggil Picher Bos ini mengherankan nama dari Trenganocitramandiri sebagai pemenang tender, menurut Herman ini CV atau PT.

“Perusahaan ini benar-benar aneh, ini CV apa PT, di ULPSE tidak di cantumkan nama nya hanya Trenganocitramandiri saja.” Herannya.

Lebih lanjut dijelaskan Herman bahwa pada saat pelaksanaan lelang oleh pihak ULP ada empat belas perusahaan yang mengikuti lelang tesebut, yang pertama adalah PT NANDA SUNGAI MELINTANG harga penawaran Rp 4.442.110.652.00 lebih rendah dari penawaran TRENGANOCITRAMANDIRI, yang penawaran nya Rp 4.783.071.334.83.

“Tetapi aneh kok yang penawaran lebih tinggi yang menang, dan yang lebih aneh lagi pihak ULP hanya mencantumkan jumlah penawaran dua perusahaan ini saja, dua belas perusahaan lain nya penawaran nya tidak di cantumkan.” Ujar Herman.

Maka kami dari LSM-RPI hari ini turun ke lapangan untuk melihat hasil pekerjaan dari pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Dari hasil investigasi kami menemukan beberapa fakta, Bahwa dari hasil kroscek ke lapangan tim kami tidak menemukan ada nya kegiatan pekerjaan peningkatan jalan Burung Hantu ke Damsiamang tersebut, dan kami hanya menemukan ratusan titik jalan yang perlu di perbaiki, berlumpur dan rusak parah.

“Kami juga akan mempersoalkan mengapa pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut tidak di kerjakan padahal pemenang tender nya sudah jelas dan sah dan di umum kan sesuai regulasi yang ada.” Pungkasnya.

Terkait hal ini pihak dinas pekerjaan umum kabupaten Sarolangun belum bisa di konfirmasi, saat di telpon ke nomor Kabid Bina Marga Hadi Sarosa, nomor nya sedang bernada tidak aktif, sampai berita ini di tayangkan media ini belum mendapat konfirmasi dari dinas pekerjaan umum kabupaten Sarolangun.

Penulis: Red