TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

KTT PT Minemex Indonesia Enggan Menjawab Konfirmasi Terkait Tanggapan dan Tanggungjawab Perusahaan Terhadap Keluarga Almarhum

TINTANUSANTARA.CO.ID

SAROLANGUN – Kepala Tehnik Tambang Ardian Rasid Enggan menjawab konfirmasi dari media ini terkait tanggapan keluarga almarhum Nurhadi Utomo seperti apa setelah menerima jasad almarhum yang meninggal secara tiba-tiba saat sedang mengikuti upacara peringatan bulan K3 di yang di selenggarakan oleh PT Minemex Indonesia beberapa waktu lalu.

Media ini juga konfirmasi terkait seperti apa tanggung jawab dari pihak perusahaan PT Minemex Indonesia terhadap keluarga almarhum Nurhadi Utomo yang di tinggal oleh almarhum.

Konfirmasi dari pukul 11-00 wib hingga malam di tunggu namun Ardian Rasid selaku KTT hanya membaca konfirmasi dari media ini, konfirmasi pun di lanjutkan hingga malam hari pukul 19-22 namun media ini tidak mendapat jawaban apa apa dari KTT PT Minemex Indonesia Ardian Rasid lebih memilih bungkam dari pada menjawab.

Sebelum nya telah di terbitkan berita yang berjudul : Karyawan PT Minemex Indonesia Meninggal Dunia saat Mengikuti Upacara Peringatan Bulan K3.

Seorang Karyawan Perusahaan Tambang Batu Bara PT Minemex Indonesia site Desa Taman Dewa Kec Mandiangin pagi sekira pukul 07-30 Meninggal Dunia saat lagi mengikuti Upacara Peringatan Bulan K3 tahun 2022.

Karyawan tersebut atas nama Nurhadi Utomo asal Tangerang Jakarta usia 43 tahun yang bekerja sebagai Engineering di Perusahaan PT Minemex Indonesia

Saat itu Nurhadi Utomo sedang membaca doa, namun tiba tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri hingga di Bawak ke Puskesmas Mandiangin.

Saat di konfirmasi Rabu (12/1/2022) Kepala Tehnik Tambang Ardian Rasid melalui Dominikus Bagian Kepala Survei  mengatakan, “Bahwa pagi ini kami mengadakan upacara bendera untuk peringatan Bulan K3 bertepatan hari ini tanggal 12 Januari upacara sedang berlangsung beliau ditugaskan untuk membacakan doa, beliau jatuh di saat pembacaan doa tapi belum selesai dan dari tim Rescue langsung mem Bawak ke Puskesmas degan kendaraan kita langsung Bawak mungkin ngak lama sekitar sepuluh menit kami mengetahui bahwa beliau sudah meninggal.” Kata Dominikus

Dominikus mengetahui jika Nurhadi Utomo Sudah meninggal saat di beritahu oleh pihak Puskesmas Mandiangin

Saat di konfirmasi Kepala Puskesmas Mandiangin dr Sat joga Agus Widi Nugroho mengatakan jika Nurhadi Utomo saat di Bawak Ke Puskesmas dalam keadaan Sudah meninggal dunia.

“Saya yang ikut mengecek nya saat di sini sudah Meninggal.”

Pantauan media ini di puskesmas Mandiangin ada satu unit mobil INAFIS dari Polres Sarolangun dan dua orang turun krosecek dan indentifikasi jasat Almarhum Nurhadi Utomo, setelah itu jenazah almarhum di angkat ke mobil ambulans Puskesmas Mandiangin dan berangkat menuju kota Jambi.

Penulis: Andra