Kepsek SMP 32 Kerinci Ketahuan Berbohong?

Tintanusantara.co.id, Kerinci-Masrizal Kepsek 32 Kerinci memilih menghindar ketimbang temui lsm, hal ini menjadi pertanyaan dikalangan LSM selaku kontrol sosial.

Kedatangan Tim lsm-Gerak (Lembaga Swadaya Masyarakat-Gerakan Anti Korupsi) ke sekolah pada (1-12-23)  bertujuan hendak konfirmasi kegiatan sekolah yang sedang berlangsung, yaitu kegiatan pekerjaan pemasangan Paving block tahun 2023 di halaman sekolah.

Sulaiman Ketum LSM Gerak, sebagai kontrol sosial untuk mencari informasi yang detail menghindari hal yang negatif, tentu mengutamakan konfirmasi agar tidak terjadi hal buruk yaitu fitnah 

“kami masuk ruangan guru tanyakan kepsek terhadap guru yang mengajar di SMP setempat, Ado pak kepsek, jawabnya tidak hadir. Lalu kami keluar ruangan, kami tanyakan kesiswa kepsek Ado hadir, jawab siswa itu kepsek diruangan guru kata siswa,” kata Sulaiman 

Tim Lsm Gerak kembali masuk ruangan, namun sebelum konfirmasi, kepsek pertanyakan surat tugas konfirmasi resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.

“Setelah ditunjukan siswa bahwa kepsek ada di ruangan guru, kami langsung temui, namun sebelum konfirmasi, kepsek menyampaikan terhadap kami setiap LSM dan Wartawan ingin kontrol sosial harus ada surat tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, kami menjawab sebagai kontrol sosial apakah harus ada surat tugas dari pemerintah?,”sambungnya

Menurut efendi. Kejadian ini Tim LSM Gerak menduga kepsek tidak transparansi sebagai pemimpin SMP 32, selain itu ada dugaan kesalahan yang dirahasiakan kepsek.

“Kami berharap Dinas Pendidikan menindak tegas kejadian ini, memberi pemahaman terhadap kepsek tentang kemerdekaan Pers dan LSM sebagai kontrol sosial, selain itu berharap Bupati Kerinci mencopot Masrizal dari jabatannya sebagai Kepsek 32,” lanjutnya

Belum ada keterangan resmi Masrizal Kepsek SMP 32 terkait hal ini hingga berita dipublikasi. (We)

Baca Juga
spot_img

BERITA TERBARU

Trend Minggu ini