TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Diduga Taat Koordinir Uang Pelicin PETI Desa Pulau Baru Batang Masumai

TINTANUSANTARA.CO.ID, MERANGIN – Terkait aktifitas PETI yang mengunakan Alat Berat di Desa Pulau Baru kecamatan Batang Masumai supaya kerja tidak muncul di Publik di lakukan pembayaran uang pelicin.

Dari informasi yang di himpun Bangko Independent Media patner Media TINTANUSANTARA.CO.ID di lapangan, uang pelicin tersebut di duga di koordinir oleh Taat yang tak lain juga Pemain PETI yang mengunakan empat alat berat di Desa tersebut.

Bahkan saat ini puluhan alat berat terus beroprasi di Desa Pulau Baru kecamatan Batang Masumai, bahkan selama ini sama sekali tersentuh tidak tersentuh pihak Pemkab Merangin dan penegak hukum.

Ditempat terpisah Taat saat dikonfirmasi Media membantah terkait dirinya tidak mengkoordinir uang PETI tersebut.

“Saya gak pernah mengkoordinir pak,” tegas Taat.

“Maksud nya upeti ini apa pak, saya ngak tau masalah upeti, ” tulis Taat di chat WhatsApp.

Berdasarkan data yang dihimpun Pemilik alat berat yang beroprasi di wilayah Desa tersebut antara lain;

Jp 3 (tiga) Unit jenis alat excavator merek Sumitomo satu Unit, Kase satu Unit, dan Komatsu satu Unit.

Tiga Unit alat tersebut di rental oleh tiga orang penambang yakni, JP, TM, dan EI.

Masing-masing Satu (1) unit Sumitomo milik BI, yang di rental oleh ER Alamat tinggal desa Pulau Layang.

Empat (4) unit, (Sany, Somitomo) pemilik alat CM yang di rental oleh TA. Masih dalam pemilik alat yakni RM 1 Unit Hitachi pc 130, pengurus TT.

Satu (1) unit Liugong milik IH yang rental KP. Dua Unit Alat milik CC dua unit Hitachi dan RM duo unit Hitachi. (Uji)