TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Diduga Seorang Remaja Menganiaya Temannya Hingga Luka-Luka Diwajah dan Ditubuhnya

TINTANUSANTARA.CO.ID, BUNGO – Adanya penganiayaan tersebut terjadi pada hari Minggu malam di Serunai Ex. MTQ lama Sungai Mengkuang Kec. Rimbo Tengah Kab. Bungo (22/02/2022).

Pada hari Senin korban yang kerab dipanggil Nike tersebut tidak tahan lagi dengan Hujatan teman-temannya melalui via group WhatsApp nya menceritakan semuanya kejadian kepada orang tuanya yang waktu itu memanggil dan datang dengan menutupi mukanya, dari keterangan nike orang tuanya tidak terima anaknya dianiaya seperti itu.

“Iya saya di ajak siti ketemu di MTQ cuma berdua saja dan saya sempat menolak tapi dia malah bilang saya pengecut dan bilang orang tua saya yang tidak tidak, dan akhirnya saya menemui siti ditempat yang di janjikan, sesampai di situ ternyata dia bawak temannya empat motor, dan saya pun langsung bertanya kepada siti apa maksud dia bilang orang tua saya seperti itu dan saya pun langsung di tampar dan tidak terima saya juga menampar dia malah saya dicekek dan di tendang perut sampai tiga kali dan dia pun sempat bilang mati kau ni ku buat,” tutup penjelasan Nike.

Adanya penjelasan dari nike orang tua nike tidak terima dan langsung membawa anaknya melapor Polres bungo dan di visum untuk bukti laporan agar ditindak lanjuti masalah ini.

Adany keluarga yang ditemui oleh pihak keluarga di kediamannya di pal.6 lorong tenda malah tidak terima jika anaknya disalahkan seperti prnganiayaan tersebut, Ayah korban juga mengatakan siap bayar denda atau anaknya dilaporkan jika terbukti bersalah.

“Kami selaku orang tua tidak tau masalah ini dan kami jugu tidak terim anak kami saja yang disalah kan dalam hal ini.jika ingin melapor ya laporkan lah dan kalau terbukti anak kami bersalah kami siap bayar denda dan anak kami ditahan polisi,” tegas ayah siti dengan nada keras.

Sampai berita ini di naikkan dari keluarga korban masih menunggu Etikat baik dari keluarga siti jika ingin menyelesaikan secara kekeluargaan dan jika tidak keluarga dari Nike siap untuk melanjutkan lapiran tersebut hingga terbukti yang salah tetap harus dihukum. (top)