TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

BKPSDM dan PMD Segera Pecat Aparatur Pemkab Rangkap Penyelenggara Pemilu

Unjuk Rasa LSM RPI dan LSM Forcin di Sarolangun

Unjuk rasa LSM RPI dan Forcin menuntut penyelenggara pemerintah rangkap jabatan penyelenggara Pemilu, di Kabupaten Sarolangun.

TINTANUSANTARA.CO.ID, SAROLANGUN – LSM RPI dan LSM Forcin, Rabu (18/3/2020), menggelar Aksi Unjuk rasa BKPSDM dan Dinas PMD Kabupaten Sarolangun.

Julius Rangga Saputra koordinator aksi dalam orasi nya menyebutkan, “Kami minta kepada BKD jangan takut untuk memberhenyikan honorer yang merangkap Jabatan kalau jika di panggil tidak mau datang, karena sudah jelas jelas melanggar aturan, aturan itu harus di tegakkan,” Kata Julius

Setelah lebih kurang satu jam mengelar Orasi Para Pendemo diterima Kepala Bagian Kepegawaian Daerah kab Sarolangun Waldi Bakri. Rapat Audiensi digelar di ruang BKPSDM dihadiri langsung oleh Waldi Bakri, Lima orang utusan Perwakilan dari Para pendemo. Turut hadir juga Kakan kesbangpol kab Sarolangun Hudri, Audiensi di saksikan oleh Kabag OPS Kompol Nazaruddin.

Dalam audiensi Waldi mengatakan,” jika PNS dan tenaga Honorer aturan nya berbeda, PNS diatur Undang-Undang sementara Honorer diatur Perbup.”

Waldi juga menyebutkan jika tenaga Kontrak atau Honorer seluruh wewenangnya ada di SKPD masing-masing. BKPSDM hanya hanya mendata tenaga Honorer yang ada.

Usai Audiensi Julius Rangga Saputra, memberikan laporan tertulis ke Waldi dan meminta agar dalam dua minggu laporan itu ditindaklanjuti dengan memecat aparatur pemerintah maupun desa yang rangkap jabatan sebagai penyelenggara Pemilu.

Dalam kurun waktu selama Dua Minggu agar pihak nya dapat menerima laporan dari perkembangan dari apa yang mereka Permasalahakan.”Jika dalam waktu dua Minggu hak ini tidak ada kejelasan Kami dari lsm Forcin akan aksi lagi ke sini, “kata Julius

Di akhir pertemuan Julius dan Waldi Bakri beserta para aktivis lain nya bersama sama mendatangani Sepanduk penolakan terhadap honorer yang menjadi Penyelengara Pemilu.

Akhirnya para pendemo meningalkan Kantor BKPSDM, dan melanjutkan ke Dinas PMD kab Sarolangun aksi di dinas PMD para pendemo menolak keras ada nya para perangkat desa yang merangkap Jabatan dan menjadi Penyelengara Pemilu, aksi berakhir dengan memberikan laporan tertulis ke Dinas PMD dari lsm Forcin yang di serah kan oleh Julius dan diterima langsung oleh Kepala Dinas PMD Mulyadi.