TINTA NUSANTARA
BERANI MENYIKAP TABIR

Bandit Modus Tanya Alamat, Warga Nipah Panjang Kehilangan Modal Dagang Rp 14 Juta

Jasman saat melaporkan kejahatan yang dialaminya ke Mapolsek Pasar Kota Jambi.

TINTANUSANTARA.CO.ID, JAMBI – Masyarakat Kota Jambi harus waspada dengan aksi kejahatan jalanan. Pasalnya, banyak modus dilakukan para penjahat untuk mengelabui korbannya.

Ini seperti yang dialami Jasman (57), warga Nipah Panjang, Tanjab Timur. Tasman menjadi korban kejahatan dengan modus pura-pura menanyakan alamat, alhasil uang Rp 14 Juta modal berdagang hilang di bawa kabur penjahat.

Selasa 21 April 2020, sekitar pukul 11.00 Wib, korban yang baru turun dari mobil travel, didepan salah satu mall di kawasan Pasar Kota Jambi tetiba didatangi dua pengendara mobil menanyakan lokasi RSUD Abdul Manap.

Seperti terhipnotis, korban kemudian diminta pelaku untuk masuk ke dalam mobil untuk membuat sketsa jalur yang harus dilintasi agar bisa sampai ke rumah sakit milik Pemkot Jambi itu.

Beberapa saat kemudian, kata Jasman, dirinya diarahkan oleh pelaku untuk menurunkan kaca mobil pelaku menggunakan kedua tangannya, dengan alasan kaca mobil tersebut dalam kondisi rusak.

“Saya disuruh nurunin kaca mobil pake dua tangan, katanya kuncinya lagi bermasalah. Disitu saya sadar, uang saya Rp 14 Juta yang saya tarok di dalam kantong (saku) sudah tidak ada dan saya tidak sadar, kapan itu dia ambil mereka,” ungkapnya.

Mengetahui uangnya diambil kedua pelaku, korban berusaha mengambil lagi. Namun, para pelaku langsung menjalankan mobilnya hingga korban sempat terseret beberapa meter dari lokasi awal. Akibatnya, Jasman mengalami sejumlah luka di kepala dan kaki.

“Pas saya sadar, mereka langsung jalan, itu posisi saya masih megang kaca mobil, saya sempat minta untuk berhenti, tapi laju terus dan saya sempat terseret,” kata Jasman.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pasar, Ipda Rinno, membenarkan terkait peristiwa itu.

“Benar, kita sudah terima laporan korban atas nama Jasman, dengan kerugian Rp 14 Juta yang diambil dari dalam kantongnya. Sementara pelaku diduga berjumlah dua orang, dan menggunakan sebuah mobil,” katanya.