Jakarta, Tintanusantara.co.id – 14 Februari 2026 Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema “Jaga Jakarta untuk Indonesia” dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Apel tersebut digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/2026).
Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa apel siaga ini merupakan langkah strategis Polda Metro Jaya untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.
“Pada hari ini kita melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” ujar Kapolda.
Sebanyak 10.000 peserta dari berbagai unsur dilibatkan dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari organisasi kemasyarakatan, OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan Jakarta.
Salah satu ormas yang turut hadir adalah Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) di bawah naungan Fahira Idris bersama elemen masyarakat lainnya.
Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif selama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa menjaga ibu kota tidak bisa dilakukan aparat semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Tema “Jaga Jakarta untuk Indonesia” dipilih sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, khususnya saat aktivitas ibadah, ekonomi, dan sosial masyarakat meningkat selama Ramadan.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” tegasnya.
Kapolda juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana Ramadan tetap teduh dan menenteramkan, menjunjung tinggi toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
Ia turut mengimbau warga agar segera berkoordinasi dan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada aparat keamanan atau kepolisian setempat.
“Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
(Hendriyawan)


